-->

Review Resident Evil 2 Remake

Resident Evil 2 Remake, Pertaubatan dan Penebusan Dosa Capcom.


Setelah resmi mengumumkan dan meluncuran 1-Shot Demo dari RE 2 Remake, saya sangat amat tertarik dan lansung mendownload nya via steam. Dengan size sekitaran 7.3GB, dan ini adalah Poin penting dan opini saya tentang RE 2 Remake.

1. Map

Sebagai seseorang yang lahir dan tumbuh besar bersama Game RE Series (terutama eranya Shinji Mikami di original outbreak story), saya hampir hafal setiap detail dari map RE. Sebagian besar Map dari RE 2 Remake hampir berubah sekitaran 40% dari versi originalnya, seperti letak dari beberapa pintu, ruangan sampai beberapa benda dan Map nya pun tampak di perluas, perlukah ini ? dari yang saya lihat dan mainkan di demo version-nya, beberapa penambahan tempat justru terlihat tidak perlu, seperti di lantai 2 mereka tambahkan lagi tangga untuk ke lantai 3 dan mengganti posisi dari STAR Office Room, bagi gamer RE casual mungkin bukan masalah tapi bagi hard-core fans nya mungkin agak agak mengesalkan (terutama easter egg di meja Wesker).


2. Control Dan Fitur


Control dari RE 2 Remake ini jujur saja, jauh lebih nyaman dan lebih baik dari RE 6 dan RE 7, mulai dari shortcut keyboard sampai keyboard maping nya cukup simple, bahkan untuk yang tidak biasa bermain game PC pun akan mudah memaikan RE 2 Remake.
Uniknya, di RE 2 Remake ini masih mengsung fitur dari RE versi original nya. Seperti mencampur berbagai herb sampai membuat amunisi. Dan mereka menambahkan fitur baru di versi remake nya yaitu kita bisa memeungut kayu dan menggunakanya sebagai alat untuk menutup jendela agar Zobie tidak masuk dan tiba tiba menghampiri kita.


3. Gameplay


Nah, gameplaynya menurut saya mirip mirip dengan gabungan RE 4 dan RE 6. Dan Alhamdulillah nya dna dari RE sudah kembali, mulai dari survival nya, puzzle nya, feel dari horror nya, semuanya sangat Resident Evil banget (menurut saya RE 7 kurang "Resident Evil"). Tapi zombie di sini sangat susah untuk di bunuh perlu 3x tembakan dari handgun untuk melumpuhan sementara zombie zombienya, dan mereka akan bangkit kembali, jadi pilihan terbijak adalah target kaki mereka, kemudian lari sejauh mungkin. Belum lagi sistem melee weaponya, kalo kita menikam zombienya si pisau nggak otomatis terambil lagi oleh kita, harus nunggu zombienya lumpuh baru bisa kita ambil lagi, cukup menantang bukan ??


4. Konklusi


RE 2 Remake tentu membawa angin segar bagi para pecinta RE, dari 30 menit demo yang capcom berikan butuh waktu sekitar 19 menit bagi saya untuk menamatkan demonya dan sisa 11 menitnya masih bisa saya pakai :D.
Tidak banyak yang bisa saya sampaikan dari demo version ini, tapi di lihat dari gameplay dan trailer yang ada saya cukup yakin kalo RE 2 Remake akan sukses di pasaran, belum lagi dari teaser yang saya lihat bakal ada the 4th survivor DLC.
Saya rasa RE 2 Remake cukup jadi penebusan dosa capcom dimana telah merubah salah satu franchise dan pioneer Survival-Horror game mereka ubah jadi game shooter bertemakan zombie.
Akhirkata dari saya, dan terimakasih sudah membaca ocehan tidak berguna saya. Wassalam.


Resident Evil will be Resident Evil again !















1 Response to "Review Resident Evil 2 Remake"

Terimakasih sudah berkunjung ke Techno-How? jika ada pertanyaan silahkan komentar kami akan menjawab secepet yang kami bisa dan diharapkan untuk memakai bahasa yang sopan

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel