Review Life After
Life After, Survival Game Baru NetEase
Perkembangan game survival mobile cukup pesat, mulai dari Day-R yang berbasis teks sampai Ark Survival Evolved yang di porting ke versi mobile.
Tapi, genre yang beredar di pasaran sekarang adalah game serupa Last day on earth. 2018 kemarin, NetEase mengumukan game baru mereka yaitu Life After, sebuah game survival baru yang mereka yakini akan sukses besar di pasaran. Mengapa demikian berikut kelebihan dan kekuranganya
1. Kelebihan
Karakter kostumisasi dan companion kostumisasi adalah poin penting untuk kelebihan mereka, jarang sekali bagi game survival mobile untuk menyertakan kostumisasi karakter dan companionya.
Kelebihan selanjutnya ada di Grafis, untuk ukuran game mobile grafis game life after sudah hampir mendekati konsol (walaupun grafis game yang benar benar mendekati konsol bagi saya adalah Modern Combat 4). Dengan HD grafis dan dukungan HFR mode membuat game ini cukup smooth.
Poin selanjutnya ada di Animasi, baik itu cutscene ataupun in-game, yang menarik bagi saya adalah animasi saat mencari resource, cukup realistis bagi saya.
Nah, diatas adalah poin poin kelebihanya menurut opini saya, lalu apa kekuranganya ? berikut saya jabarkan.
2. Kekurangan
Kekurangan pertama adalah bahasa, cukup membingungkan bagi orang yang tidak bisa membaca Mandarin, untung saja hal ini di dukung gameplay yang mudah walau pun bikin bingung di beberapa quest
Poin kedua adalah masalah konektivitas, sebagai game yang awalnya release hanya untuk region Tiongkok maka server nya juga berada jauh di tiongkok sana, cukup membuat orang yang memaikan game nya di region SEA dapat Ping yang besar.
Perkembangan game survival mobile cukup pesat, mulai dari Day-R yang berbasis teks sampai Ark Survival Evolved yang di porting ke versi mobile.
Tapi, genre yang beredar di pasaran sekarang adalah game serupa Last day on earth. 2018 kemarin, NetEase mengumukan game baru mereka yaitu Life After, sebuah game survival baru yang mereka yakini akan sukses besar di pasaran. Mengapa demikian berikut kelebihan dan kekuranganya
1. Kelebihan
Karakter kostumisasi dan companion kostumisasi adalah poin penting untuk kelebihan mereka, jarang sekali bagi game survival mobile untuk menyertakan kostumisasi karakter dan companionya.
Kelebihan selanjutnya ada di Grafis, untuk ukuran game mobile grafis game life after sudah hampir mendekati konsol (walaupun grafis game yang benar benar mendekati konsol bagi saya adalah Modern Combat 4). Dengan HD grafis dan dukungan HFR mode membuat game ini cukup smooth.
Poin selanjutnya ada di Animasi, baik itu cutscene ataupun in-game, yang menarik bagi saya adalah animasi saat mencari resource, cukup realistis bagi saya.
Nah, diatas adalah poin poin kelebihanya menurut opini saya, lalu apa kekuranganya ? berikut saya jabarkan.
2. Kekurangan
Kekurangan pertama adalah bahasa, cukup membingungkan bagi orang yang tidak bisa membaca Mandarin, untung saja hal ini di dukung gameplay yang mudah walau pun bikin bingung di beberapa quest
Poin kedua adalah masalah konektivitas, sebagai game yang awalnya release hanya untuk region Tiongkok maka server nya juga berada jauh di tiongkok sana, cukup membuat orang yang memaikan game nya di region SEA dapat Ping yang besar.
Kekurangan berikutnya benar benar berdasar opini saya, yaitu crafting nya, menurut saya crafting sistemnya sama dengan game survival lainya, tidak memiliki ciri khas dan keunikan sendiri. Tapi yaa namanya juga game mobile :D
Nah, diatas saya jabarkan kelebihan dan kekurangan game Life After. Sebenarnya ada 1 kekurangan lagi yaitu System Requirement nya, jujur di Ram 4 giga dan Snapdragon 625 pun cukup dapat setingan medium, belum rata kanan :(.
Dan buat segi bahasa NetEase sudah mengkorfimasi akan merelease versi english globalnya, kita harapkan semoga cepat cepat release ya boiss :))











Ada lagi gan, yakni sering ada bug dan hang.
ReplyDeleteBug kadang membuat karakter jadi nampak aneh. Hang membuat perjalanan karakter terulang-ulang.